 ini resep cuba dulu baru rasa pasti sedap apalagi tingoeh deuk (sedang lapar). saya biasanya tidak suka makan ayam kalau tidak digoreng, tapi dengan resep ini jadi suka makan ayam. Ukuran Mak Tuan lewat geulakei rasa, nyan jika mertua lapar.
BAHAN YANG HARUS DISEDIAKAN
1 ekor ayam di potong 12 4 gelas santan 1 genggam bawang merah 2 ulah bawang puteh 3 sudu makan chili giling 1 sudu makan gula 1 sendok minyak kelapa 3 keping asam gelugur garam sesui selera 2,5 cm halia (jahe)
.....bawang merah/putih serta jahe digiling lumat. Cara Buatnya: 1) Tumis chili giling hingga garing, kemudian masukkak ayam + rempah yang telah digiling dan aduk. tutup kuali hingga mendidih.
2) Masukkan santan, asam gelugur dan gula. Angkat bila telah kering dan berminyak. maka jadinya seperti yang digambar.
Selamat Mencoba. 
 Sejarah
Reporter : Redaksi
Berikut ini nama gubernur Aceh dari masa ke masa.
1. Teuku Nyak Arief (1945-1946) 2. Teuku Daud Syah (1947-1948) 3. Tgk. Daud Beureueh (1948-1951) 4. Danu Broto (1951-1952) 5. Teuku Sulaiman Daud (1952-1953) 6. Abdul Wahab (1953-1955) 7. Abdul Razak (1955-1956) 8. Ali Hasjmy (1957-1964) 9. Nyak Adam Kamil (1964-1966) 10. H. Hasbi Wahidi (1966-1967) 11. A. Muzakkir Walad (1967-1978) 12. Prof. Dr. A. Madjid Ibrahim (1978-1981) 13. Eddy Sabhara (Pjs) (1981) 14. H. Hadi Thayeb (1981-1986) 15. Prof. Dr. Ibrahim Hasan (1986-1993) 16. Prof. Dr. Syamsudin Mahmud (1993-21 Juni 2000) 17. Ramli Ridwan (Pj. 21 Juni 2000-November 2000) 18. Abdullah Puteh November (2000-19 Juli 2004) 19. Azwar Abubakar (Pj. 19 Juli 2004-30 Desember 2005) 20. Mustafa Abubakar (Pj. 30 Desember 2005-Februari 2007) 21. Irwandi Yusuf (8 Februari 2007-7 Februari 2011)
data dari berbagai sumber. [dzie] . yg na photo gubernur baro 07. Sama-sama tameudoa semoga gubernur kali nyoe beusabe na sajan rakyat dan kepentingan rakyat Aceh harus geutamakan,karena dengan nyankeuh Keadilan akan terwujud.

 LITEN NÄRINGLÄRA
Eftersom din bebis inte äter så stor mängd mat vid varje mål i början, är det viktigt att välja rätt mat med mycket näring ( protein, kalhydrater, fett, mineraler och vitaminer ) Här är en kort förklaring över vad som är vad och varför det är viktigt få i sig dem. Du kan läsa mer om näring på hemsida www.semper.se
PROTEIN behövs för att bygga upp ditt barns muskler och viktiga ämnen, som t ex enzymer. Eftersom barnet inte kan lagra proteiner, måste de få i sig nya proteiner varje dag. Protein hittar du i mjölk, mjölkprodukter, kött, fisk, ägg och ärter och olika sorters böner.
KALHYDRATER GER ENERGI ! De delas upp i sockerarter och samman satta kolhydater. Kolhydater finns i pasta, ris, bröd, välling, gröt, potatis, frukt och grönsaker.
FETT är en viktig energikälla och gör att ditt barn kan ta upp viktiga, fettlösling vitaminer ( A, D, E och K ) Var inte rädd för fettet så här i början - barn under 3 år behöver mer fett än vuxna eftersom de växer så sanbbt och rör sig så mycket.
MINERALER behövs bland annat för nervernas funktion och för att musklerna ska orka jobba. kalcium och järn är speciellt viktiga för barn, likaså zink. Järn behövs för blodet och finns i t ex bröstmjölk, kött, lever, ärtor och bönor. Därför har vi järnberikat våra vällingar, grötar, barndrycker och fruktpure'e. Kalcium behövs föt att bygga starka tänder och en stark benstomme. Kalcium finns i mjölk, fil, yoghurt, ost, keso, välling, barngröt och gröna grönsaker, t ex broccoli. Zink är bra för barnets tillväxt och imunförsvar. zink finns i mjölk, kött, välling, bröd och fullkorncerialer.
VITAMINER.
Ditt barn behöver en rad olika vitaminer i maten för att växa och må bra. De viktigaste är :
A- vitaminbehövs bl a för ögon och hud och finns i smör, margarin, fisk, lever, ägg och mjölk. Kroppen kan också omvandla karotenet i morötter till A- vitamin.
B-vitamin är en hel grupp vitaminer som behövs för ämnesomsättningen och för att blod ska bildas. B-vitamin finns bl a i bröd, kött, inälvsmat, fisk, ägg och i mjölk- och spannmålsprodukter.
C-vitamin är också viktigt för ämnesomsättningen. Du hittar C-vitamin i citrumsfrukter, bär, potatis, rotfrukter och grönsaker.
D-vitamin behövs för skeletter och finns i fet fisk, smör, margarin, mjölk, välling och barngröt och i AD-dropparna, förstås.
E-vitamin är en sk antioxidant som skyddar mot fria radikaler. fria radikaler är ämnen som bildas när kroppen omsätter syre. E-vitamin finns i bl a i matoljor, välling och barngröt.
Spädbarn klarar inte av lika mycket salt som vuxna eftersom njurarna inte är färdigutvecklade. så salt därför lite eller inte alls.

 5 PERILAKU MENJENGKELKAN ANAK
Balita Anda tiba-tiba bertingkah aneh dan menjengkelkan? Jangan dulu panik. Bisa jadi, dia sedang mengetes kesabaran Anda. Berikut ini cara mengatasinya.
Semua anak usia prasekolah pasti pernah "berulah" dan menyusahkan. Untuk mengatasi hal ini, resep yang utama adalah cari tahu masalahnya dan cegah sebisa mungkin. Jika perilaku "buruknya" terus berlanjut, mulailah pikirkan, barangkali memang si kecil butuh perhatian lebih dari Anda. Bisa jadi, Anda akhir-akhir ini menjadi lebih sibuk dari biasanya sehingga perhatian padanya jadi berkurang. Atau di keluarga Anda sedang ada masalah.
Anak stres, bertengkar dengan saudara atau teman-temannya, anak merasa frustrasi dan marah atas suatu hal, juga bisa menjadi pemicu. Ingat, di usia ini, anak mulai awal memasuki dunia sosialisasi, sehingga tekanan dunia luar dan kawan-kawannya kadang membuatnya frustrasi.
1. TANTRUM Tantrum sering terjadi hingga usia anak 3-4 tahun. Di usia ini, penguasaan kontrol diri si kecil belum sepadan dengan batas kemarahan dan frustrasinya atas kemampuan keterampilan dan kebebasan yang ia miliki.
Bagaimana mengatasinya? Selama ia berulah dengan tantrumnya, orang tua sebaiknya mengabaikan perilakunya itu. Marah-marah atau memenuhi kemauannya untuk menghentikan tantrumnya tak bakal berhasil. Bahkan hanya akan menjadi "suap" atas perilaku buruknya.
Memang, anak sering berulah di lingkungan yang bisa bikin Anda malu, misalnya di supermarket atau di tempat umum lainnya. Tak usah malu, ambil si kecil dan segera bawa keluar. Yang jelas, jangan biarkan dia sendirian selama masa tantrumnya. Yang dibutuhkan adalah sikap tenang. Yakinkan dia bahwa Anda tahu bahwa dia marah. Tetapi Anda juga harus memberitahukannya bahwa Anda tak suka atas jeritan dan teriakan yang dilakukannya.
Di waktu-waktu selanjutnya, anak perlu diajarkan mengatasi rasa marahnya. Anda dapat mencontohkan, dengan meningggalkannya sendirian dan datang kembali nanti, mendengarkannya musik, atau mencari pendekatan baru atas situasi yang membuatnya frustrasi.
2. TAK PATUH Anak usia 3 tahun biasanya sulit menyerap sesuatu secara terus-menerus. Tak heran jika ia akan kelihatan seperti tidak patuh, seakan tak mendengarkan apa yang Anda ucapkan. Selain itu, anak prasekolah yang lebih tua juga akan berkembang menjadi lebih ingin tahu, dan sedikit tak patuh untuk mengetes kemandiriannya.
Bagaimana mengatasinya? Anda harus membuat prioritas. Beri aturan untuk hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehariannya. Namun tinggalkan atau biarkan dia pada hal-hal di mana dia dapat melatih pilihannya. Mengatakan mainan yang mana yang hendak dimainkan dan pakaian mana yang hendak ia kenakan, misalnya. Sesuaikan aturan yang Anda buat dengan kemampuan yang ia miliki.
Kala Anda memintanya melakukan sesuatu, sebaiknya berdirilah di dekatnya dan tatap matanya. Tekankan pada hal positif, bukan yang negatif. Sebagai contoh, "Adik boleh menonton televisi lagi besok," bandingkan dengan kalimat, "Matikan televisi!" Pilihan kalimat positif akan mengurangi pemberontokannya.
Waktu sangat penting dalam hal ini. Kala dia tidak patuh atau melakukan sesuatu yang berpotensioal memunculkan bahaya dan Anda membutuhkan tindakan segera, beri dia waktu 10 detik untuk menuruti perintah Anda. Jangan biarkan lebih lama karena hal itu akan membuatnya berpikir bahwa dia menang. Jika dia tidak menurut, gunakan hukuman, misalnya dia tidak boleh keluar kamar. Lakukan hal demikian secara konsisten.
3. BERSIKAP NEGATIF Kadang-kadang ini menjadi kebiasaan sehari-hari si kecil. "Saya benci daging kambing!", "Roti cokelat rasanya tak enak!", "Sup ini terlalu panas!"
Bagaimana mengatasinya? Keluhan-keluhan negatif demikian biasanya merupakan buah ketakutannya. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menuruti atau selalu ada setiap dia membutuhkan Anda, kala dia sedang makan, kala hendak tidur, ataupun kala dia sakit.
Jika keluhannya menjadi hal yang rutin, pertimbangkan, jangan-jangan harapan Anda pada si kecil terlalu banyak atau justru malah tak jelas (seperti jadilah anak yang baik, terlalu abstrak bagi anak usia ini, bukan?) . Namun, untuk perilaku negatif yang tidak terkontrol, cara yang terbaik adalah dengan menolak mengikuti aturannya. Jangan menjawab. Biarkan dia tahu bahwa Anda tidak akan bicara padanya ketika dia sedang berperilaku negatif begitu.
4. BICARA KASAR Kebiasan jelek ini biasa terjadi pada anak usia 4 - 5 tahun. Seperti halnya anak di bawah 3 tahun dengan tantrumnya, hal ini pun terjadi karena dia tak pernah belajar dengan cara yang lebih baik untuk mengekspresikan kemarahan, frustrasi, dan kekecewaannya.
Bagaimana cara mengatasinya? Jangan terbawa arus. Kemarahan Anda barangkali hanya akan memperkuat kekasarannya. Abaikan itu dan tunggu emosinya mereda, baru Anda masuk untuk menghilangkan kebiasaan jeleknya dan mengambil langkah untuk kemajuannya. Cobalah untuk tidak terpancing oleh penghinaan yang ia lemparkan, tetapi atasi dengan masalah-masalah yang disebabkan oleh kemarahannya.
5. MOGOK BERPAKAIAN Seringkali berpakaian pun bisa jadi ajang "adu mulut". Aksi yang nyata biasanya dengan keinginan memakai baju yang sama terus-menerus. Hal ini biasanya dilakukannya untuk mengetes Anda, untuk melihat siapa yang berkuasa. Anak usia di atas 3 tahun biasanya tidak menerima banyak ikut campur.
Bagaimana mengatasinya? Jika memang pilihan berpakaiannya terlalu ekstrem, misalnya tidak mau memakai seragam sekolah tapi maunya pakai baju yang biasa untuk tidur, desak dia dengan tenang untuk memakai pakaiannya dengan benar. Atau, letakkan rok wol-nya sebelum dia sarapan. Pergi keluar dan lakukan hal-hal lainnya.
Namun untuk hal-hal di luar aturan, sebaiknya biarkan dia dengan pilihannya. Seperti halnya belajar berpakaian, tentunya Anda pun harus membeli lebih banyak baju yang enak untuk ia kenakan. Barangkali ada baiknya jika Anda pun bersikap sedikit santai tentang standar apa yang harus dikenakannya. ***
Sumber......tabloid nova

| |